Setelah berdiri dan mengudara pertama kali pada tanggal 21 Agustus 2012, 5KY RDCL resmi menjadi media informasi dan komunikasi radio streaming online radical dan dapat diakses di rdcl.caster.fm.

5KY RDCL yang berarti 5Th Keep Young RDCL diambil dari tema ulang tahun ke-5 radical sendiri. "Belum dikembangkan untuk lebih baik didengarkan di smarthphones" menurut mereka. Mereka menjelaskan bahwa saat ini tidak pengguna smarthphones dapat mengakses dan mendengarkan radio streaming online ini.

"Harapannya radio streaming ini minimal media komunikasi dan informasi kita, selanjutnya mungkin untuk dikembangkan menjadi lebih baik dan lebih dari itu" lanjut para pembuat dan para penyiar radio ini.

Ya semoga saja kita radio ini menjadi yang lebih berkembang saja. Dan dukung terus mereka untuk berkarya.


Disini penulis akan berbagi momen yang indah selama komunitas ini berdiri. Dan yang akan datang kami pun akan membuat sebuah video dokumenter mewakili perjalanan komunitas ini.

reky, ipeh, boby ococh, daus, jhekz, biwir, ono, adjo, amang, fariq, chae tutung, shendy, malik, bajay, dwiki, peyi, atip, deny, ijal otan, ijal bethon, gusti, arga, dll

11 September 2007, Radical berdiri dengan kokoh oleh sekitar 20 orang siswa. Dulu suka nongkrong di mesjid SMP 7 Bandung, kalau diluar suka nongkrong depan gerbang lanjut main ke Planet Dago(Plago) untuk futsal atau nyodok. Sampai SMA mulai mengalami beberapa permasalahan yang menimpa, tidak perlu disebutkan. Sehingga akhirnya memutuskan untuk membubarkan komunitas ini dan mengganti nama menjadi TRAPHO. Tapi karena beberapa hal dan waktu yang menjawab akhirnya kembali ke formasi semula yaitu RADICAL SEVEN SQUAD. Tahun 2008 tepatnya di Ulang Tahunnya yang ke-2 formasi awal pun kembali turun ke jalanan. Dengan diadakan di daerah dago atas (bengkok) dihadiri oleh banyak anggotanya.






** to be continued**



Setelah sukses dengan acara sebelumnya yang bertemakan '#4YEARSTRONG' kali ini bertemakan '#5tillUniteStillRDCL' dibaca Still Unite Still RADICAL. Acara yang diselenggarakan tanggal 4 Agustus 2012 ini diawali dengan Buka Bersama Bareng Balita di Panti Asuhan Ade Irma A.H Nasution yang bertempat di Komp.KPAD Gegerkalong, Bandung.

Dihadiri oleh Generasi Muda dan sebagian kakak-kakaknya dari radicalfamily kali ini berlangsung hikmat, sukses dan lancar. Setelah buka bersama di lanjutkan dengan ngobrol santai dan diskusi masing-masing dari Keluarga Besar. Banyak makna tersirat pada acara kali ini.


Malamnya yang di lanjutkan dengan Saur On The Road (SOTR) yang agak berbeda dari sebelumnya, yaitu dengan pembagian sembako dan juga baju bekas layak pakai dengan menggunakan kendaraan roda tiga. Dengan melewati beberapa rute diantaranya Merdeka, Asia Afrika, Dago, Tegalega pembagian pun lancar.

Akhirnya semoga kegiatan ini menjadi berkah untuk kita semua, dan semoga kegiatan bakti sosial seperti ini tidak sampai terhenti sampai disini saja.


Judul : RDCL 2ND ANNIVERSARY ROCK N ROLLING BANDUNG
Tanggal : 11 September 2009
Kamera : Fatma(aming)

Check it out guys ;)

Setelah persiapan yang kurang matang akhirnya team pun pergi. Banyak cerita yang akan ditulis disini. Jadi siapkan secangkir teh hangat untuk menemani kisah menarik ini.

Kami pergi sekitar hari rabu malam pukul 21.00 dengan start dimulai di Indomar*t Cijambe Ujungberung. Seperti biasa semua perbekalan dan persiapan telah kita siapkan. Sampai di Gentong kami pun istirahat sejenak dan disana ada seorang A.C.A.B yang sedang bertugas. Untuk menambah informasi dan pengetahuan kami pun ngobrol-ngobrol dikit dengan beliau. Banyak yang kami dapatkan salah satu yang penting adalah senjata tajam yang tidak termasuk ke dalam kriminal yaitu KETEPEL. Melanjutkan perjalanan kami mulai mengisi bahan bakar di daerah ciamis setelah pengisian pertama di Bandung. Karena dahaga dan perut yang mulai keroncongan kami beristirahat di Pecel Lele pinggir jalan di daerah ciamis. Murah meriah mungkin bisa kami sebut, karena dengan 10.000 rupiah kita sudah kenyang dan siap gas kembali menuju Pangandaran.

Kami tiba di pangandaran sekitar pukul 3 pagi dini hari, ini waktu tercepat yang kita tempuh karena istirahat yang memakan waktu 1,5 setengah jam. Kecepatan rata-rata 80km/jam. Setibanya disana mulai mencari penginapan, dan alhasil sebuah pencerahan datang. Teman dulu kita yang telah lama tidak bertemu sedang berada di Pangandaran dengan teman-temannya. Kami mulai merapat dengan mereka. Sambutan baik dan hangat akhirnya kita sepenginapan walau beda kamar. Di pagi hari kami ingin merasakan suasana sunrise, akhirnya kita berangkat dengan menggunakan mobil milik black pas2. Di pagi hari menjelang siang akhirnya kita setuju untuk mencoba wahana air di Pantai Timur. Karena rekomendasi dari teman-teman pas2 akhirnya kami mendapatkan wahana dengan harga yang murah lagi. 3 wahana kami naiki hanya meraup uang 60.000 rupiah. Setimpal dengan yang kami dapatkan. Berenang di tengah laut, merasakan adrenalin yang sangat asik dan santai. Melahkan namun kami merasa sangat puas dengan permainan ini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman dari pasunda 2 yang sudah bersedia bermain bersama kami.


Di sore harinya kami mendapatkan teman-teman yang menyusul. Semakin ramai dan ricuh lah kamar-kamar karena meskipun sempit tapi kami menikmati semua. Ya liburan yang enjoy !!

Di malam hari kami mulai mencari-cari kenakalan remaja, karena cuaca pantai yang tidak mendukung kami tidak mendapatkan yang kami inginkan. Ya sebuah magic  yang membuat kita bisa tertawa bebas bersama. Akhirnya kami mulai memantai nongkrong malam hari. Ditemani minuman khas daerah pangandaran yang membuat semuanya merasa mulai pusing dan 'kepanasan'. Menariknya adalah datang segerombalan remaja yang mulai mengenakan atribut salah satu geng motor di Kota Bandung. Kami mulai memanas karena faktor tak menentu dan juga dendam pribadi yang menyulut. Bagusnya kami tidak mengalami permasalahan dan keributan.


*To be continued*